Padang – Menjelang laga Manchester City vs Liverpool, Pep Guardiola justru melayangkan sindiran pedas kepada Arsenal, bukan kepada calon lawannya.
Pertandingan besar antara dua raksasa Inggris ini akan tersaji pada pekan ke-11 Liga Inggris 2025-2026, Minggu (9/11/2025) malam WIB.
Duel ini menjadi ajang bagi kedua tim untuk saling mengalahkan demi memperebutkan posisi kedua klasemen.
Saat ini, Man City berada di peringkat ketiga dengan 19 poin dari 10 pertandingan.
Sementara itu, Liverpool menempati posisi keenam dengan 18 poin dari 10 pertandingan.
Selain memperebutkan posisi kedua, pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperpendek jarak dengan Arsenal di puncak klasemen.
Arsenal baru saja terpeleset setelah ditahan imbang 2-2 oleh tim promosi, Sunderland, Minggu (9/11/2025) dini hari WIB.
Hasil imbang tersebut membuat klub asal London Utara itu gagal memperlebar jarak dengan rival-rivalnya.
Guardiola secara tegas menyatakan bahwa juara tidak bisa ditentukan di awal musim seperti hasil di bulan September dan Oktober.
Diduga, pernyataan ini ditujukan kepada Arsenal yang tampil apik di awal musim dan berhasil menjauhi The Citizens serta rival lainnya.
“Saya katakan kemarin, tim-tim besar, untuk memenangkan gelar adalah seberapa besar Anda tumbuh dari September, Oktober dan setiap bulannya,” ucap Guardiola, dikutip dari Metro UK.
“Tim yang menang adalah tim yang berkembang. Dan saya merasa kami semakin baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, pelatih berusia 54 tahun itu secara tegas menyebut The Gunners bukanlah juara seperti yang dianggap banyak orang.
Bagi Guardiola, juaranya saat ini adalah Liverpool karena berhasil meraih gelar di Liga Inggris 2024-2025.
“Kami akan melawan, saat ini, sang juara. Arsenal bukan juara, tapi juaranya Liverpool,” lanjutnya.
“Mereka (Liverpool) datang ke sini untuk mempertahankan gelar,” pungkasnya.
Arsenal digadang-gadang akan menjadi juara Liga Inggris 2025-2026 karena rentetan hasil apik yang didapatnya.
Dari 11 pertandingan, Meriam London berhasil mengoleksi 26 poin berkat delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.
Tim besutan Mikel Arteta itu juga menjadi tim yang sulit dibobol, dengan baru kebobolan lima gol dari 11 laga.
Catatan apik itu membuat Arsenal digadang-gadang akan mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung lebih dari dua dekade.
Namun, dengan hasil imbang kontra Sunderland, kini kans The Gunners meraih gelar terancam jika salah satu dari Man City dan Liverpool bisa meraih kemenangan di pekan ke-11.
