Kumamoto – Mimpi Gregoria Mariska Tunjung untuk meraih gelar juara Kumamoto Masters 2025 pupus setelah dikalahkan Ratchanok Intanon (Thailand) di partai final. Kekalahan ini terasa antiklimaks bagi tunggal putri Indonesia tersebut.
Gregoria mengakui keunggulan mantan pemain nomor satu dunia itu dalam pertandingan sengit yang diwarnai banyak kesalahan sendiri.
Pada gim pertama, Gregoria sempat unggul setelah membalikkan keadaan dari 2-7 menjadi 9-7. Namun, Intanon mampu memimpin perolehan angka dan tak terkejar sejak unggul 13-12. Gim pertama pun menjadi milik Intanon dengan skor 21-16.
Di gim kedua, Gregoria terus berjuang meski sempat tertinggal jauh. Ia bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 20-20.
Sayangnya, pengalaman Intanon berbicara. Netting silang tipis dari Intanon dan sambaran keras yang gagal diantisipasi Gregoria mengakhiri pertandingan dengan skor 22-20 untuk kemenangan Intanon.
Intanon pun memberikan apresiasi kepada Gregoria usai pertandingan dengan memberikan jempol.
