Arena Sumbar – Petarung kelas welter UFC, Jack Della Maddalena (JDM), berambisi untuk bisa bertarung ulang melawan Islam Makhachev.
JDM, sebelumnya dikalahkan Makhachev pada UFC 322 di Madison Square Garden, New York, 16 November 2025. Kala itu, ia harus merelakan sabuknya usai kalah angka mutlak 50-45 dari tiga juri.
Kini, JDM berhasrat untuk kembali menantang Makhachev di oktagon. Namun, ia sadar perlu pembuktian sebelum bisa mewujudkan duel ulang tersebut.
JDM menargetkan pertarungan melawan penantang teratas kelas welter, Shavkat Rakhmonov.
“Ya, itu akan menjadi tujuan (duel ulang dengan Islam Makhachev),” kata JDM, dikutip dari MMA Junkie.
“Itulah mengapa saya ingin melawan Shavkat. Dengan mengalahkan seseorang seperti itu, Anda akan langsung kembali ke arena pertarungan (perebutan sabuk),” jelasnya.
Rakhmonov terakhir kali bertarung pada 7 Desember 2024 melawan Ian Machado Garry. Petarung asal Uzbekistan itu menang meski mengalami cedera.
“Nomad” harus absen sepanjang tahun 2025 akibat cedera meniskus dan robekan sebagian ACL. Namun, Rakhmonov dikabarkan siap untuk kembali bertarung tahun ini.
Jack Della Maddalena disebut-sebut sebagai lawan yang tepat untuk comebacknya di oktagon.
JDM mengakui keunggulan Makhachev dalam bergulat.
“Jelas, kemampuan gulatnya bagus,” kata Della Maddalena. “Posisi atasnya bagus. Dia pandai menahan orang, melakukan kuncian.”
“Dia sangat pandai melakukan jepitan, dan saya terjebak di sana.”
Jika skenario melawan Rakhmonov gagal, JDM sudah memiliki target petarung lain. “Mungkin seperti Michael Morales atau Carlos Prates, salah satu dari mereka,” pungkasnya.
Sementara itu, Islam Makhachev belum memutuskan pertarungan terbarunya setelah merebut sabuk kelas welter.
Si Jagoan Dagestan telah menolak tawaran untuk tampil di UFC 324. “Saya ditawari pertarungan di bulan Januari,” ucap Islam.
“Januari, menurut saya, adalah tanggal yang mustahil karena saya sudah menjalani pelatihan selama tiga bulan, dan mereka menghubungi saya pada bulan Desember,” tambahnya.
Makhachev menduga dirinya akan ditandingkan dengan Michael Morales. Akan tetapi, ia lebih tertarik menghadapi mantan juara kelas welter, Kamaru Usman.
“Michael Morales dan Carlos Prates memang bertarung dengan sangat baik, tetapi saya masih berpikir Kamaru (Usman) dapat mengalahkan mereka berdua,” kata Makhachev.
“Kamaru adalah yang terbesar. Petarung muda memang haus kemenangan, tetapi Kamaru masih berbahaya dan salah satu yang terbaik dalam olahraga ini.”
“Jika kamu memberi saya pilihan dan bertanya siapa yang ingin saya lawan, saya akan memilih Kamaru.”
“Tetapi itu bukan tugas saya. Siapa pun, saya akan siap,” tutur Islam.







