Como Bangkit: Klub Indonesia Bidik Juara Liga Italia

Arena Sumbar – Como 1907 dan Bologna bukan lagi sekadar tim kuda hitam. Pelatih asal Italia, Carmine Gautieri, justru menjagokan keduanya sebagai kandidat juara Serie A musim ini, bersanding dengan tim-tim mapan seperti AC Milan, Inter Milan, AS Roma, dan Napoli.

Como, di bawah kepemilikan pengusaha Indonesia dan dipimpin Cesc Fabregas, terus menarik perhatian di kancah sepak bola Italia.

Musim lalu, I Lariani berhasil menduduki posisi ke-10 klasemen Liga Italia, pencapaian yang terbilang baik untuk tim promosi.

Sensasi Como berlanjut di musim ini. Mereka terlibat persaingan ketat di papan atas klasemen dan saat ini menempati posisi kelima, zona Liga Europa, dengan 24 poin dari 13 pertandingan.

Como hanya terpaut empat poin dari AC Milan, pemuncak klasemen sementara.

Klub yang bermarkas di Stadio Giuseppe Sinigaglia itu telah membuktikan kualitasnya saat menghadapi tim-tim raksasa Italia.

Musim ini, Como sudah dua kali bertemu tim besar, yaitu Juventus dan Napoli. Hasilnya, mereka menang 2-0 atas Juve dan imbang 0-0 melawan Napoli.

Banyak yang menyebut Como sebagai tim kuda hitam kedua Serie A setelah Bologna, yang kini berada di urutan keenam.

Namun, Carmine Gautieri memiliki pandangan berbeda. Baginya, keberhasilan Como dan Bologna bersaing di papan atas adalah karena mereka memang layak.

“Milan, Inter, Napoli, dan Roma berada di level yang sama,” ujar Gautieri, seperti dikutip dari Tutto Como.

Gautieri menambahkan bahwa jika Roma tampil impresif di bursa transfer, mereka juga bisa bersaing. Ia menegaskan tidak ada tim kuda hitam, dan Como serta Bologna punya peluang yang sama untuk menjadi juara.

Selanjutnya, Como akan menghadapi Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia pada 6 Desember di Giuseppe Meazza, markas I Nerazzurri.

Exit mobile version