Brasil – Tim nasional Brasil dihantui kecemasan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 setelah mendapati kondisi cedera bintang mereka, Neymar, jauh lebih parah dari laporan klubnya, Santos.
Sebelumnya, Santos menginformasikan bahwa Neymar hanya mengalami pembengkakan ringan pada betis kanan yang memerlukan waktu pemulihan sekitar 10 hari. Namun, pemeriksaan medis setibanya Neymar di kamp latihan timnas menunjukkan fakta sebaliknya.
Dokter timnas Brasil, Rodrigo Lasmar, mengonfirmasi melalui hasil pemindaian MRI bahwa pemain berusia 34 tahun itu mengalami cedera otot tingkat dua. Kondisi tersebut memaksa Neymar harus menjalani perawatan intensif selama dua hingga tiga pekan.
Mengingat waktu menuju Piala Dunia 2026 hanya tersisa dua pekan, Neymar kini terancam absen pada laga perdana fase grup. Jika pemulihan berjalan lambat, ia berisiko melewatkan lebih banyak pertandingan di turnamen tersebut.
Situasi ini membuat pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, dihadapkan pada pilihan sulit terkait komposisi lini serang. Mengingat standar fisik yang diterapkan Ancelotti, muncul spekulasi bahwa posisi Neymar bisa digantikan oleh pemain lain.
Nama penyerang Chelsea, Joao Pedro, mencuat sebagai kandidat utama pengganti. Sepanjang musim 2025-2026, Joao Pedro mencatatkan statistik impresif dengan 20 gol dan 9 assist dari 50 penampilan, melampaui catatan Neymar yang membukukan 17 gol dan 8 assist dalam 43 laga.
Hingga saat ini, Ancelotti belum mengambil keputusan final terkait nasib Neymar. Pihak tim pelatih akan terus memantau perkembangan pemulihan sang megabintang hingga sepekan menjelang turnamen dimulai.







