Jakarta – Pemerintah Indonesia memberikan bonus kepada para atlet berprestasi di SEA Games 2025. Total dana yang digelontorkan mencapai Rp 465,25 miliar.
Tujuh atlet menerima bonus terbesar, dengan nominal minimal Rp 2 miliar bersih tanpa potongan pajak. Bonus ini merupakan apresiasi atas prestasi yang diraih di ajang olahraga dua tahunan tersebut.
Bonus tertinggi diberikan kepada peraih medali emas nomor perorangan, yakni Rp 1 miliar. Sementara itu, peraih emas di nomor ganda mendapatkan Rp 800 juta dan nomor beregu Rp 500 juta.
Jumlah bonus ini meningkat signifikan dibandingkan SEA Games 2023. Saat itu, peraih emas perorangan menerima Rp 525 juta, ganda/pasangan Rp 420 juta, dan beregu Rp 367,5 juta.
Peningkatan bonus ini sejalan dengan pencapaian kontingen Indonesia yang meraih 91 emas dari total 333 medali, menduduki peringkat kedua.
Pemberian bonus ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025.
Berikut daftar tujuh atlet penerima bonus terbesar:
1. Martina Ayu (Triathlon) – Rp 3.441.000.000
Martina Ayu menjadi atlet dengan bonus terbesar, yakni Rp 3,441 miliar. Bonus ini berasal dari satu emas perorangan, empat emas beregu, dan dua perak beregu.
2. Rashif Amila Yaqin (Triathlon) – Rp 2.551.250.000
Rashif Amila Yaqin meraih tiga emas, dua perak, dan satu perunggu. Total bonus yang diterima mencapai Rp 2.551.250.000.
3. Mugi Harjito (Perahu Naga & Kano) – Rp 2.362.250.000
Mugi Harjito mengoleksi empat emas, satu perak, dan satu perunggu. Bonus yang didapatkan sebesar Rp 2.362.250.000.
4, 5, dan 6. Dapit, Angga Suwandi Putra, Dedi Kusmayadi (Perahu Naga) – Rp 2.000.000.000
Ketiga atlet perahu naga ini masing-masing menerima Rp 2 miliar berkat raihan empat medali emas dari nomor beregu.
7. Jason Donovan Yusuf (Renang) – Rp 2.000.000.000
Jason Donovan Yusuf meraih dua medali emas di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra. Total bonus yang diterima adalah Rp 2 miliar.
