JAKARTA – CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengklaim bahwa motor Aprilia RS-GP saat ini menjadi tolok ukur dalam hal performa aerodinamika di MotoGP. Hal ini diungkapkan setelah melihat performa apik Aprilia di GP Portugal.
Rivola, seperti dilansir dari Crash pada Rabu (12/11/2025), meyakini Aprilia terus mengalami perkembangan positif. Menurutnya, keunggulan Aprilia terletak pada trek-trek yang cepat.
“Saya rasa kami terus berkembang,” kata Rivola. “Trek yang cepat masih menjadi keunggulan kami, mungkin karena dari sisi aerodinamika kami jadi acuan. Semakin cepat motornya, semakin besar downforce yang dihasilkan. Jadi mungkin itu salah satu faktornya.”
Meskipun demikian, Rivola mengakui bahwa Ducati masih menjadi motor terbaik secara keseluruhan. Namun, ia melihat bahwa jarak antara pabrikan saat ini sudah sangat tipis.
“Kalau dilihat sekarang, semua pabrikan bekerja dengan sangat baik. Perbedaannya kecil sekali. Jadi faktor manusia, terutama kerja sama antara pebalap dan tim, sekarang jadi hal yang paling penting,” ucapnya.
Rivola menambahkan bahwa kerja sama yang solid antara tim Aprilia dan Marco Bezzecchi menjadi salah satu alasan performa baik mereka musim ini.
Pada GP Portugal, Marco Bezzecchi memang tampil kuat dengan mengalahkan Alex Marquez dari tim Gresini Ducati. Sementara itu, motor Ducati pabrikan justru finis paling tinggi di posisi kedelapan.
Meskipun persaingan semakin ketat, Ducati tetap mendominasi musim 2025. Dari 21 seri yang sudah digelar, Ducati hanya dua kali mencetak poin di bawah 30 dan hanya sekali gagal memenangkan sprint atau balapan utama sepanjang musim ini.
