Madrid – Masa depan Fran García di Real Madrid berada di ujung tanduk setelah performanya dinilai tak memenuhi ekspektasi. Keputusan klub untuk melepasnya semakin menguat jika ada tawaran yang sesuai.
Kedatangan Xabi Alonso sebagai pelatih sempat membuka harapan bagi García untuk mendapatkan menit bermain. Namun, situasinya justru memburuk dan membuktikan prediksi Carlo Ancelotti sebelumnya.
Sempat ada secercah harapan usai Piala Dunia Antarklub, di mana cedera pemain lain memberinya kesempatan. García sempat tampil menjanjikan, tetapi rencana klub berkata lain.
Real Madrid mendatangkan Alvaro Carreras dengan harga 50 juta Euro, yang semakin membatasi waktu bermain García.
Statistik menunjukkan, García hanya empat kali menjadi starter musim ini dengan performa yang dinilai kurang memuaskan. Kehadirannya di lapangan terkadang membuat tim seolah bermain dengan sepuluh pemain.
Penampilan buruk García kembali terlihat saat melawan Girona. Ia dinilai kurang intens, melakukan intervensi yang buruk, dan gagal memberikan kontribusi yang dibutuhkan.
Xabi Alonso dengan cepat menyimpulkan bahwa García bukanlah pemain yang bisa diandalkan, terutama di bawah tekanan. Hal ini membenarkan keputusan Ancelotti yang dulu enggan memberinya waktu bermain.
Real Madrid kini mempertimbangkan untuk menjual García jika ada tawaran yang masuk, dengan target kompensasi sebesar 10 juta Euro.
