Amorim Ungkap Kelemahan Mainoo, Jadi Alasan Dicadangkan?

Padang – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengungkapkan alasan jarang memainkan Kobbie Mainoo di musim 2025-2026. Amorim menyebut Mainoo punya kelemahan dalam memahami posisi dan tempo permainan.

Pengakuan ini disampaikan Amorim menjelang laga derbi Manchester antara Man United dan Manchester City di Liga Inggris 2025-2026.

Sejak awal musim, gelandang berusia 20 tahun itu baru tampil sekali dalam tiga pertandingan Liga Inggris. Itu pun sebagai pemain pengganti selama 45 menit saat melawan Burnley (30/8/2025).

Awalnya, Amorim mengatakan Mainoo jarang dimainkan karena posisinya sama dengan kapten tim, Bruno Fernandes. Mainoo harus bersaing dengan Fernandes untuk mendapatkan tempat utama.

“Dia sekarang bersaing memperebutkan posisi itu dengan Bruno, dan saya mengganti dua gelandang,” kata Amorim, seperti dikutip dari Talksport.

Namun, baru-baru ini Amorim membongkar alasan utama memarkirnya, yakni karena kelemahan yang dimiliki oleh Mainoo.

Menurut Amorim, talenta Mainoo yang luar biasa saja tidak cukup untuk menjamin tempat reguler di Man United.

“Saya rasa untuk beberapa orang talenta itu cukup, tapi untuk Mainoo itu tak cukup,” tutur Amorim, dikutip dari The New York Times. “Saya sangat percaya terhadapnya, dia adalah pemain top, tapi dia bisa lebih baik.”

Amorim menilai Mainoo perlu meningkatkan kecepatan bermain dan pemahaman posisinya.

“Saya rasa dia perlu memiliki kemampuan teknis yang dimilikinya, tetapi dia butuh kecepatan yang lebih tinggi,” paparnya. “Dia perlu memahami posisinya dengan lebih baik. Dia perlu bermain dengan kecepatan yang berbeda-beda. Terkadang lebih rendah. Terkadang lebih cepat, dan saya pikir dia bisa meningkatkannya.”

Amorim menambahkan, Mainoo perlu meningkatkan kemampuannya dalam menjangkau kotak penalti dan menutup ruang.

Sebelumnya, Mainoo sempat menjadi andalan Amorim sejak kedatangannya ke Man United pada November 2024. Ia tampil 28 kali di berbagai ajang dan mencetak dua gol serta satu assist.

Namun, musim ini Amorim lebih memilih menduetkan Bruno Fernandes dan Manuel Ugarte atau Casemiro di lini tengah. Kedatangan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha juga memengaruhi keputusan tersebut, dengan kedua pemain ditempatkan di belakang penyerang dalam formasi 3-4-2-1. Hal ini memaksa Bruno Fernandes ditarik ke posisi tengah, membuat Mainoo harus rela duduk di bangku cadangan.

Exit mobile version