Milan – Upaya AC Milan untuk mendatangkan Andoni Iraola sebagai pelatih baru musim depan terancam gagal. Sang pelatih dikabarkan lebih memprioritaskan untuk bergabung dengan klub Liga Inggris, Crystal Palace, dibandingkan menerima pinangan tim berjuluk Rossoneri tersebut.
Kegagalan AC Milan menembus Liga Champions musim depan memicu revolusi besar-besaran di tubuh klub. Selain perombakan manajemen, posisi pelatih menjadi prioritas utama. Iraola awalnya menjadi kandidat terkuat karena dinilai mampu menerapkan gaya permainan atraktif yang dibutuhkan Milan untuk bangkit.
Namun, laporan Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa proyek yang ditawarkan Crystal Palace dianggap lebih menarik bagi Iraola. Meski kedua klub sama-sama akan berlaga di Liga Eropa musim depan, posisi Palace sebagai juara Liga Konferensi Eropa memberikan daya tarik tersendiri dibandingkan Milan yang harus turun kasta setelah keluar dari empat besar klasemen Serie A.
Selain itu, Iraola dikabarkan lebih tertarik melanjutkan fondasi kolektif yang telah dibangun oleh pelatih sebelumnya, Oliver Glasner, di Crystal Palace. Proyek tersebut dinilai lebih menjanjikan terutama dengan dukungan dana transfer yang lebih besar di Liga Inggris.
Kondisi ini memaksa AC Milan untuk segera mengalihkan pandangan kepada kandidat pelatih lain. Opsi pelatih lokal Italia kini menjadi pilihan rasional bagi manajemen.
Saat ini, dua nama pelatih papan atas, yakni Antonio Conte dan Simone Inzaghi, tengah tersedia setelah resmi meninggalkan klub mereka masing-masing. Keduanya memiliki rekam jejak yang terbukti mampu membawa tim menjuarai Liga Italia, sehingga dianggap sebagai suksesor yang sepadan untuk mengisi kursi kepelatihan di San Siro.
