Kuala Lumpur – Timnas U-17 Malaysia menuai kritikan tajam usai dibantai Kroasia U-17 dengan skor telak 0-11 dalam laga uji coba. Kekalahan ini memunculkan kekhawatiran jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2026.
Mantan manajer Timnas U-17 Malaysia, Datuk Christopher Raj, meminta para penggemar untuk tidak terlalu cemas dengan hasil tersebut. Ia menilai kekalahan di laga persahabatan tidak serta merta mencerminkan performa tim di babak kualifikasi nanti.
Menurutnya, Malaysia perlu fokus membenahi mental dan meningkatkan kualitas permainan. Pengalaman manis tiga tahun lalu, saat mampu bangkit dari keterpurukan, bisa menjadi motivasi.
“Saat mempersiapkan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, kami juga kalah dalam pertandingan persahabatan dan gagal mencapai semifinal Piala AFF,” ujar Christopher, seperti dikutip dari BH Sukan.
Ia menambahkan, saat itu tim juga menerima berbagai macam kritik. Namun, dengan keyakinan dan persiapan matang, Malaysia mampu meraih kesuksesan di Indonesia dengan mengalahkan Indonesia 5-1 dan lolos ke Piala Asia.
Christopher juga menjelaskan pentingnya memberikan motivasi kepada para pemain agar kepercayaan diri dan semangat juang mereka tetap tinggi. Ia mencontohkan pengalamannya saat menyiapkan video motivasi untuk para pemain.
“Pada tahun 2022, saya sebagai manajer tim menyiapkan hampir 15 hingga 20 video motivasi untuk para pemain,” katanya. Video-video tersebut diputar setiap saat sarapan, makan siang, dan makan malam untuk memastikan mereka melupakan kekalahan.
Kualifikasi Piala Asia U-17 2026 akan berlangsung pada 22-30 November 2025. Malaysia tergabung di Grup C bersama Vietnam, Singapura, Hong Kong, Kepulauan Mariana Utara, dan Makau.
Vietnam, yang bertindak sebagai tuan rumah Grup C, diprediksi akan menjadi pesaing terberat Malaysia untuk merebut tiket ke putaran final di Arab Saudi. Sementara itu, Timnas U-17 Indonesia telah lolos langsung ke Piala Asia U-17 2026.







