www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Crawford Ungkap Alasan Hindari Duel Tinju Kontroversial

Allegiant Stadium – Terence Crawford berhasil merebut gelar raja tinju kelas menengah super usai mengalahkan Canelo Alvarez, Minggu (14/9/2025) waktu Indonesia, di Allegiant Stadium, Amerika Serikat. Kemenangan ini memunculkan pertanyaan besar: Apa langkah Crawford selanjutnya?

Crawford tampil dominan dalam pertarungan melawan Alvarez, yang berujung pada kemenangan angka mutlak. Petinju berjuluk “Bud” ini resmi menyandang gelar juara di kelas menengah super.

Web Hosting

Sebelumnya, Crawford dikenal sebagai petinju yang berkompetisi di kelas yang lebih ringan, seperti welter dan welter super.

Usai kemenangan gemilangnya, Crawford ditanya mengenai kemungkinan untuk kembali ke divisi welter super. Namun, ia dengan tegas menepis kemungkinan tersebut. “Tidak, saya tidak akan turun ke kelas 154 pound (welter super),” ujarnya.

Penampilan impresif Crawford menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk legenda tinju Lennox Lewis.

“Menurut saya, Canelo unggul pada tiga ronde dalam bentrokan tersebut,” kata Lewis. “Saya benar-benar takjub dengan cara Terence Crawford bergerak. Di satu sisi, dia juga tak bisa dikenai pukulan… Setelah itu, dia bisa melepaskan pukulan-pukulan kombinasi.”

Lewis menambahkan, Crawford tidak berusaha untuk membuat Canelo kalah KO, melainkan menghujaninya dengan banyak pukulan dan kombinasi.

Pelatih legendaris Abel Sanchez juga memberikan pujian serupa. Ia menilai Crawford seharusnya menang dengan skor yang lebih telak.

“Crawford menunjukkan pertarungan yang bagus serta Canelo yang dia hadapi adalah Canelo versi terbaik,” tegas Sanchez. “Dia berhasil menang dan saya pikir skornya lebih telak. Menurut saya, Crawford unggul lebih banyak ronde.”

Sanchez juga menyampaikan rasa hormatnya kepada kedua petinju yang telah berlaga. “Pertarungan ini sangat bagus untuk olahraga yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Web Hosting