Arena Sumbar – Timnas Indonesia U-23 akan melakukan perombakan di lini belakang pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Masuknya Dion Markx dan cederanya Achmad Maulana Syarif menjadi penyebab utama perubahan ini.
Pelatih Gerald Vanenburg terpaksa meracik ulang komposisi pemain belakang. Brandon Scheunemann dicoret karena persaingan, sementara Achmad Maulana Syarif absen akibat cedera ACL.
Untuk menambal kekosongan, Vanenburg memanggil Dion Markx sebagai bek tengah dan Mikael Tata untuk posisi fullback.
Tata sendiri merupakan pemain yang berposisi asli sebagai bek kiri. Vanenburg nampaknya memilih solusi internal untuk mengatasi absennya Syarif, dengan memproyeksikan Kakang Rudianto dari Persib Bandung.
Di ASEAN Cup U-23 2023 lalu, Kakang bermain sebagai bek tengah, berduet dengan Kadek Arel. Namun, di level klub, pemain berusia 22 tahun itu lebih sering dipercaya sebagai bek kanan.
Jika Kakang digeser ke kanan, Muhammad Ferarri berpotensi mengisi posisi bek tengah, mendampingi Kadek Arel.
Dion Markx, pemain yang berpengalaman di tim junior NEC Nijmegen, kini siap membela Timnas Indonesia U-23. Duet Kadek dan Markx kemungkinan akan menjadi pilihan utama Vanenburg saat menghadapi tim kuat.
Indonesia akan menghadapi Laos pada 3 September, Makau tiga hari kemudian, dan Korea Selatan pada partai pamungkas Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Untuk posisi bek kiri, Dony Tri Pamungkas dari Persija Jakarta menjadi pilihan utama.
“Persiapan alhamdulillah sudah hampir 100 persen,” ujar manajer Ahmed Zaki Iskandar.
“Pemain semua sudah kumpul, sudah dalam kondisi siap,” tambahnya.
Prediksi Lini Belakang Timnas U-23 Indonesia:
Bek kanan: Kakang Rudianto
Bek tengah: Kadek Arel, Dion Markx
Bek kiri: Dony Tri Pamungkas







