Arena Sumbar – Pembalap Pertamina Enduro VR46, Franco Morbidelli, kini menduduki peringkat keenam klasemen MotoGP, unggul atas rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio. Pencapaian ini menyamai hasil musim lalu, meskipun performanya belum sepenuhnya sesuai harapan.
Morbidelli mengungkapkan bahwa dukungan tim sangat berperan dalam peningkatannya tahun ini. “Tim telah banyak membantu saya,” ujarnya dalam wawancara dengan MOW Magazine. Ia juga menyinggung cedera yang dialaminya tahun lalu, yang menghambat penampilannya di awal musim. “Tahun lalu saya baru saja melewati periode yang sangat sulit dan cedera yang sangat rumit,” tambahnya.
Pembalap asal Italia itu mengakui dominasi Marc Marquez di MotoGP saat ini. Menurutnya, Marquez selalu menjadi lawan yang sulit dikalahkan di setiap balapan. “Marc Marquez telah melakukan pekerjaan yang fantastis tahun ini. Dia memenangkan setiap balapan, dia selalu menjadi orang yang harus dikalahkan di setiap putaran, di setiap sesi. Sungguh, hanya sedikit yang mampu menyainginya,” puji Morbidelli.
Morbidelli juga menyoroti kesulitan yang dihadapi Francesco Bagnaia, rekan sesama akademinya di VR46. Ia membandingkan situasi Bagnaia dengan pengalamannya sendiri di Yamaha, di mana ia berjuang untuk menyamai performa Fabio Quartararo. “Hal serupa terjadi pada saya antara 2022 dan 2023. Pada 2023, Quartararo berjuang untuk kejuaraan dunia, sementara saya hanya bisa finis di posisi kedelapan,” ungkapnya.
Meski fokus di MotoGP, Morbidelli tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Superbike di masa depan. “Kita tidak pernah tahu apa yang menanti kita di jalan hidup kita, dalam karier kita,” katanya. Ia menambahkan bahwa saat ini ia masih menikmati persaingan di MotoGP. “MotoGP jelas lebih menggairahkan saya saat ini. Saya berusia 30 tahun, belum setua itu, dan saya sangat menikmatinya,” pungkasnya.







