Paris – Kejutan dan persaingan ketat mewarnai Kejuaraan Dunia 2025 yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Prancis. Meskipun sejumlah unggulan China tumbang, Negeri Tirai Bambu memastikan dua medali akan dibawa pulang.
Kepastian ini didapat setelah terjadiAll China Final di sektor tunggal putra dan ganda putri pada babak perempat final, Jumat (29/8/2025).
Di tunggal putra, unggulan pertama, Shi Yu Qi, berhadapan dengan Weng Hong Yang untuk memperebutkan tiket semifinal.
Semifinal menjadi batas minimal untuk meraih medali, dengan jaminan satu medali perunggu.
Shi melaju ke babak delapan besar usai menyingkirkan wakil tuan rumah, Christo Popov, melalui pertarungan sengit 20-22, 21-13, 21-18.
“Lawan saya sangat agresif, jadi saya harus lebih berani,” kata Shi, dikutip dari Aiyuke.
Sempat tertinggal 5-11 di gim penentuan, Shi mampu membalikkan keadaan. “Karena lawan bermain di kandang, saya tidak terlalu memikirkannya. Saya hanya fokus pada bola berikutnya,” ujarnya.
Kemenangan ini memperlebar rekor keunggulan Shi atas Popov menjadi 3-1.
Sementara itu, Weng Hong Yang, yang dijuluki titisan Lin Dan, menang relatif mudah atas tunggal putra Prancis, Alex Lanier, dengan skor 18-21, 12-21. Hasil ini membuat rekor pertemuan kedua pemain imbang 1-1.
Sebelumnya, Weng takluk dari Lanier dengan skor 13-21 dan mundur pada babak pertama Indonesia Open 2025 karena cedera.
Di nomor ganda putri, Liu Sheng Shu/Tan Ning akan berhadapan dengan seniornya, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.
Liu/Tan, yang menjalani debut di kejuaraan dunia, melangkah ke perempat final setelah menundukkan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan) dengan skor 21-8, 21-15.
Jia/Zhang juga menghentikan langkah ganda putri Taiwan lainnya, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, dengan skor 21-15, 21-14.
Sebelum laga perempat final, Liu/Tan dan Jia/Zhang telah bertemu sebanyak enam kali. Liu/Tan unggul 4-2 dalam rekor pertemuan.
Pada pertemuan terakhir di China Open 2025 (Super 1000), Liu/Tan keluar sebagai pemenang setelah menang melalui *rubber game* dengan skor 24-22, 17-21, 21-14.







