Jakarta – Kabar baik datang dari dunia sepak bola Indonesia. Empat pemain diaspora resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani sumpah setia.
PSSI mengumumkan bahwa salah satu pemain muda Volendam, Mauro Zijlstra, dan tiga pemain untuk timnas putri telah resmi menjadi WNI. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat tim nasional.
Prosesi pengambilan sumpah berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda, pada Kamis, 29 September 2025.
Naturalisasi Mauro Zijlstra merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) yang telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain Zijlstra, tiga pemain diaspora wanita, yakni Isabel Kopp, Pauline Jeannette van de Pol, dan Isabelle Nottet, juga telah sah menjadi WNI dan siap memperkuat Timnas Wanita Indonesia.
Mauro Zijlstra, Harapan Baru Lini Serang
Mauro Zijlstra menjadi sorotan karena usianya yang masih muda dan penampilannya bersama FC Volendam. Diharapkan, Zijlstra dapat memberikan warna baru bagi lini serang Timnas Indonesia U-23 maupun Timnas Senior Indonesia.
PSSI menegaskan bahwa naturalisasi Zijlstra adalah bagian dari rencana jangka panjang untuk meningkatkan kualitas skuat Garuda.
Menurut laporan Football Tribe Asia, Zijlstra berpeluang besar dipanggil ke Timnas U-23 Indonesia pada agenda internasional mendatang.
Tiga Srikandi Diaspora untuk Timnas Wanita
Selain memperkuat Timnas Putra, PSSI juga memperkuat Timnas Putri dengan kehadiran Isabel Kopp, Pauline Jeannette van de Pol, dan Isabelle Nottet.
Ketiganya diharapkan dapat menambah kekuatan Garuda Pertiwi dalam menghadapi agenda jangka panjang. PSSI menargetkan Timnas Putri mampu menembus peringkat 50 besar dunia, masuk 10 besar Asia, tampil konsisten di Piala Asia Wanita, hingga berpartisipasi di Piala Dunia Wanita 2035.
Profil Tiga Srikandi Baru
Isabel Kopp bermain sebagai bek untuk Fortuna Sittard Vrouwen di Eredivisie Wanita Belanda. Pauline van de Pol juga bermain sebagai bek untuk Telstar Vrouwen di Eredivisie Wanita. Isabelle Nottet, pemain sayap berusia 22 tahun, juga membela Telstar Vrouwen sejak 23 Mei 2023.
Strategi PSSI dengan Sinergi Diaspora
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa proyek diaspora bukan hanya untuk mengisi kekosongan posisi, melainkan sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas Timnas Indonesia.
Dengan menggabungkan pemain lokal berbakat dan pemain diaspora berpengalaman, Timnas Indonesia diharapkan bisa tampil lebih kompetitif.
Football Tribe Asia menilai naturalisasi Mauro Zijlstra adalah bukti keseriusan Indonesia dalam memaksimalkan potensi global, dengan tetap menjaga identitas nasional.






