News  

Veda Ega Pratama Fokus Kejar Target Rookie Moto3 2026

Mugello – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, bersiap menghadapi tantangan berat pada seri Moto3 Italia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei mendatang. Posisi Veda sebagai pemimpin klasemen rookie saat ini mulai mendapat ancaman serius dari rival utamanya, Brian Uriarte, yang tampil impresif pada seri sebelumnya.

Hingga enam seri awal, Veda Ega Pratama menunjukkan konsistensi tinggi bersama Honda Team Asia. Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini telah mengumpulkan 58 poin dan sukses menembus posisi 10 besar dalam hampir seluruh balapan, termasuk keberhasilan meraih podium ketiga di GP Brasil.

Namun, dominasi tersebut kini terus dibayangi oleh Brian Uriarte. Pembalap Red Bull KTM Ajo asal Spanyol itu mulai menemukan ritme terbaiknya dan kini menempati peringkat kedua klasemen rookie dengan selisih hanya 16 poin dari Veda.

Uriarte datang ke Italia dengan kepercayaan diri tinggi usai tampil kompetitif pada GP Catalunya. Di bawah arahan mantan manajer Marc Marquez, Emilio Alzamora, performa Uriarte dinilai semakin agresif dan terukur. Ia bahkan sempat memimpin jalannya balapan di Barcelona sebelum akhirnya finis di posisi keempat.

“Minggu lalu kami menunjukkan bahwa kami bisa bersaing dengan para pembalap terdepan. Sekarang saatnya untuk membuktikan bahwa itu bukan hanya kejadian sekali saja,” ujar Uriarte sebagaimana dikutip dari laman resmi timnya.

Menanggapi tantangan tersebut, Veda Ega Pratama dituntut untuk tampil maksimal di Sirkuit Mugello. Karakter trek yang cepat dan menuntut keberanian dalam melakukan slipstream akan menjadi ujian krusial bagi Veda. Pengaturan ritme sejak sesi latihan hingga balapan utama diyakini menjadi kunci dalam menjaga keunggulan poinnya.

Bagi Uriarte, seri Mugello merupakan kesempatan emas untuk memangkas jarak poin. Jika ia kembali finis di depan Veda, dinamika persaingan rookie musim 2026 bisa berubah drastis sebelum memasuki paruh kedua musim.

Moto3 Italia 2026 diprediksi akan menjadi salah satu balapan paling sengit. Bagi Veda, akhir pekan ini bukan sekadar balapan biasa, melainkan momentum penting untuk mempertegas statusnya sebagai talenta muda Asia paling menjanjikan sekaligus meredam kebangkitan rival terdekatnya.

Exit mobile version