Jakarta – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, menyatakan baru mengetahui kabar mengenai rencana kedatangan Timur Kapadze ke Indonesia. Ia menilai hal tersebut sebagai indikasi ketertarikan pelatih asal Uzbekistan itu terhadap sepak bola nasional.
Kapadze, salah satu nama yang dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia, dikabarkan akan mengunjungi Indonesia pekan depan. Lombok dan Bali disebut-sebut menjadi destinasi tujuan mantan pelatih Timnas Uzbekistan tersebut.
Informasi ini disampaikan oleh pengamat Timnas Indonesia, Effendi Gazali, usai pertemuannya dengan Kapadze beberapa waktu lalu. Kedatangan Kapadze disebut murni untuk berlibur.
Meski berstatus liburan, kedatangan Kapadze tetap memanaskan isu bursa pelatih Timnas Indonesia. Pasalnya, ia menjadi salah satu kandidat yang santer dikabarkan akan menangani Garuda.
Sumardji, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional, menanggapi kabar ini dengan menyatakan bahwa PSSI belum melakukan pembicaraan apapun dengan Kapadze terkait rencana kedatangannya.
“Saya baru dengar nih (Kapadze akan datang ke Indonesia). Belum ada juga pembicaraan ke arah sana,” ujar Sumardji, Sabtu (15/11).
Selain berlibur, Kapadze juga dikabarkan tertarik untuk merasakan atmosfer sepak bola Indonesia. Menonton pertandingan Super League pun menjadi agenda yang mungkin dilakukan selama berada di Tanah Air.
Sumardji menyambut baik niat tersebut. Menurutnya, rencana itu secara tidak langsung menunjukkan ketertarikan Kapadze terhadap sepak bola Indonesia.
“Saya kira sebenarnya, semua pelatih, atau semua orang yang statusnya pelatih yang kepingin tahu atmosfer sepak bola di Indonesia baik. Berarti kan ada ketertarikan,” kata Sumardji.
Namun, Sumardji membantah tegas bahwa kedatangan Kapadze terkait dengan rencana untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa PSSI saat ini masih dalam tahap pencarian dan belum ada nama yang diumumkan.
“Saya tidak akan jawab, sekali lagi saya tidak akan tanggapi kalau berkaitan dengan nama-namanya. Tetapi saya tetap berpedoman bahwa apa yang disampaikan Ketua Umum, lima nama, itulah yang akan kami lakukan pendalaman,” tegas Sumardji.
“Dan sampai sekarang ini, masih dalam proses. Saya juga akan mengamati, dan itu sudah saya sampaikan ke Dirtek, dan saya berulang kali menanyakan ke coach Alexander, yang berikutnya kalau ditanya-tanya nama-nama, dari negara mana, saya tidak akan sampaikan,” pungkasnya.
