Padang – Manchester City menelan kekalahan 0-2 dari Bayer Leverkusen dalam laga yang berlangsung di Stadion Etihad, Rabu (26/11) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi The Citizens di babak penyisihan grup Liga Champions sejak 2018.
Dua gol dari Alejandro Grimaldo dan Patrik Schick memastikan kemenangan bagi tim tamu.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengakui kesalahan atas kekalahan tersebut. Ia merasa terlalu banyak melakukan rotasi pemain dalam susunan tim inti.
“Terlalu banyak perubahan (di starting line-up). Mungkin terlalu berlebihan, melihat hasilnya (kalah 0-2). Saya bertanggung jawab,” ujar Guardiola.
Guardiola mengisyaratkan bahwa dirinya seharusnya lebih tegas dalam memilih pemain, terutama pemain cadangan yang jarang mendapat kesempatan bermain.
“Ketika Anda seorang pemain sepak bola dan tidak bermain selama lima, enam, tujuh pertandingan berturut-turut, itu sulit (melakukan penyesuaian), tetapi mungkin itu terlalu berlebihan (dalam memasukkan 10 pemain rotasi),” tambahnya.
Meskipun demikian, Guardiola tetap optimis dengan peluang timnya di Liga Champions.
“Kami masih punya tiga pertandingan (di Liga Champions) dan kita lihat saja nanti. Sekarang, jangan banyak bicara, bersihkan pikiran kita, dan pergi ke Leeds (akhir pekan ini),” katanya.
Manchester City masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Mereka akan menghadapi Bodo/Glimt dan Galatasaray pada Januari mendatang, serta Real Madrid. Saat ini, mereka berada di peringkat keenam dengan 10 poin.
