Amsterdam – Tim nasional Belanda bertekad memutus rantai sejarah buruk di ajang Piala Dunia 2026. Di bawah arahan pelatih Ronald Koeman, skuad Oranje berambisi menghapus kutukan sebagai spesialis runner-up dan membawa pulang trofi perdana mereka.
Koeman telah resmi mengumumkan daftar pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 pada Rabu (27/5/2026). Nama-nama besar seperti kapten Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, dan Memphis Depay dipastikan menjadi pilar utama. Selain itu, tenaga muda seperti Brian Brobbey dan Justin Kluivert turut dilibatkan, sementara sejumlah nama seperti Jeremie Frimpong dan Matthijs de Ligt harus tersisih dari skuad.
Kombinasi pemain senior dan bakat muda ini akan menjadi tumpuan Belanda dalam mengarungi Grup F. Belanda dijadwalkan bersaing dengan Jepang, Swedia, dan Tunisia. Di atas kertas, tim asuhan Koeman difavoritkan untuk melenggang ke fase gugur dan menjaga asa hingga akhir turnamen.
Belanda sendiri dikenal sebagai salah satu kiblat sepak bola dunia yang konsisten melahirkan talenta hebat, mulai dari era Johan Cruyff hingga generasi Robin van Persie. Namun, prestasi mereka di Piala Dunia seolah terbentur tembok besar. Tim Oranje tercatat tiga kali mencapai babak final pada edisi 1974, 1978, dan 2010, namun selalu gagal di partai puncak.
Beban sejarah inilah yang ingin diubah oleh Ronald Koeman. Meski menyadari Belanda bukan unggulan utama, ia optimistis dengan potensi yang dimiliki anak asuhnya. Koeman menekankan bahwa kekuatan terbesar Belanda terletak pada kemampuan untuk mengalahkan lawan mana pun jika tampil dengan intensitas tinggi.
“Orang mungkin tidak menganggap kami sebagai favorit juara, tetapi kekuatan kami adalah mampu mengalahkan siapa pun. Saya ingin pemain tampil dengan kepercayaan diri, kepribadian, serta memahami kualitas diri sendiri,” ujar Koeman.
Mantan pelatih Barcelona ini menegaskan, fokus utamanya adalah memadukan kualitas teknis dan fisik pemain agar Belanda dapat melangkah jauh. Dengan menanamkan rasa hormat terhadap lawan namun tetap waspada di setiap laga, Koeman berharap skuadnya mampu melampaui batas dan menghapus bayang-bayang kegagalan masa lalu di panggung sepak bola tertinggi dunia.
