Madrid – Xabi Alonso dapat bernapas lega setelah Real Madrid meraih kemenangan penting atas Sevilla di Santiago Bernabéu. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi pelatih asal Spanyol tersebut jelang liburan Natal, tetapi juga meredakan tekanan di tengah performa tim yang belum stabil dan sorotan tajam dari para penggemar, khususnya terhadap Vinicius Junior.
Meski tiga poin berhasil diraih, suasana di Bernabéu jauh dari kata ideal. Performa tim yang belum konsisten memicu ketidakpuasan publik, bahkan membuat Vinicius Junior menjadi sasaran utama cemoohan. Situasi ini tentu tak luput dari perhatian Alonso yang diminta memberikan pandangannya usai laga.
Alonso secara terbuka mengakui bahwa timnya belum bermain di level terbaik. Ia memahami kritik yang datang, baik dari tribun maupun internal klub. Namun, Alonso menegaskan bahwa kondisi tim saat ini, dengan banyaknya pemain absen, memaksanya untuk bersikap pragmatis.
“Sekarang kami akan punya waktu untuk menganalisis dan merenungkan. Ini adalah pertandingan yang harus kami menangkan, terutama mengingat banyaknya pemain yang absen,” kata Xabi Alonso. Ia juga tidak menampik bahwa standar permainan Real Madrid seharusnya lebih tinggi.
“Kami tahu kami sudah cukup baik dan kami bisa berbuat lebih baik. Sekarang kami akan mencoba memulai tahun ini dengan lebih baik,” tambah Xabi, mengisyaratkan evaluasi besar akan dilakukan selama jeda Natal.
Terkait cemoohan yang dialamatkan kepada Vinicius, respons Xabi terbilang hati-hati. Ia tidak secara eksplisit membela penyerang sayap asal Brasil tersebut. “Para penggemar, tentu saja, berdaulat dan bebas untuk menyatakan pendapat mereka,” ujar Xabi Alonso.
Pernyataan tersebut terdengar normatif, menunjukkan ia memilih melihat situasi secara kolektif, bukan personal. Alih-alih menyoroti Vinicius secara khusus, Xabi lebih menekankan kondisi tim secara keseluruhan.
“Itu adalah pertandingan yang sulit, dan saya menghargai upaya tim; dengan semua cedera yang terjadi, mereka harus mengulang performa mereka, dan sekarang kami akan memanfaatkannya untuk beristirahat dan kembali lebih kuat,” tutur Xabi Alonso. Saat ditanya lebih jauh mengenai perasaannya terhadap cemoohan, jawabannya singkat, “Yah, kami mengucapkan selamat tinggal, tetapi kami tidak membicarakannya.”
Ketika kembali ditekan soal performa tim yang dianggap mengecewakan, Xabi Alonso memilih menahan diri. Meski begitu, raut ketidakpuasan tetap terlihat jelas. “Saya di sini bukan untuk mencari jawaban, tetapi kami tahu di mana posisi kami dan kami memiliki motivasi serta kemampuan untuk mengkritik diri sendiri agar bermain lebih baik karena kami tahu ini bukan level kami,” ucapnya.
Bagi Xabi Alonso, kemenangan atas Sevilla mungkin memberi napas sementara. Namun, sorotan dan cemoohan di Bernabéu menjadi pengingat bahwa tuntutan di Real Madrid tak pernah berhenti, baik bagi pemain seperti Vinicius, maupun bagi sang pelatih sendiri.







