Jakarta – Petarung UFC Paddy Pimblett menegaskan batas permusuhannya dengan sang juara kelas ringan, Ilia Topuria. Meskipun mengakui kebenciannya masih mendalam, Pimblett menegaskan tidak akan pernah menyentuh masalah keluarga Topuria yang sedang dilanda masalah pribadi, meskipun kini ia berkesempatan merebut gelar juara interim.
Pimblett dan Topuria dikenal sebagai rival sengit yang telah bersaing sejak keduanya berada di kelas bulu, dan kini sama-sama aktif di divisi kelas ringan. Ilia Topuria baru-baru ini berhasil merebut gelar juara kelas ringan setelah mengalahkan Charles Oliveira, sementara Pimblett juga mencatat kemenangan dan sedang berupaya mendapatkan duel penantang gelar.
Namun, di tengah puncak karier Topuria dan perjalanan Pimblett untuk menantangnya, sang juara justru memutuskan untuk menepi sementara dari dunia pertarungan. Ia diketahui menghadapi masalah pribadi dengan pasangannya, sehingga tidak bisa bertanding untuk waktu yang belum bisa dipastikan.
Menyikapi kondisi ini, Paddy Pimblett mengungkapkan bahwa ia tetap menganggap Topuria sebagai rival, namun dengan tegas menyatakan bahwa masalah keluarga adalah hal yang sakral dan terpisah dari permusuhan mereka di arena. Baginya, batasan antara perseteruan pribadi dan kehormatan keluarga harus dijunjung tinggi.
“Saya masih membencinya dan saya tahu dia masih membenci saya,” ungkap Pimblett mengenai Topuria. “Kami masih tidak menyukai satu sama lain, kami masih ingin menghajar satu sama lain, tapi di dalam arena pertarungan.”
Petarung berjuluk “The Baddy” itu melanjutkan, “Keluarga adalah hal berbeda. Saya tidak akan pernah berbicara tentang keluarga orang lain dan saya tahu dia tidak akan membicarakan tentang keluarga saya. Dia bukan tipe orang seperti itu. Kita bukan orang-orang sampah seperti Colby Covington. Itu tidak ada hubungannya dengan keluarga kita begitu kita masuk ke sana.”
Pimblett menekankan bahwa mereka bisa saling melontarkan ejekan pribadi selama tidak melibatkan keluarga. “Dia bisa mengatakan apa saja tentang saya, apa saja yang pribadi. Saya bisa mengatakan apa saja yang pribadi tentang dia. Dia bisa memanggil saya ‘blonde b—h’ sesuka hatinya, dan saya bisa memanggilnya ‘little midget sausage’. Itu bukan membawa keluarga ke dalam ini, kan? Jadi semuanya baik-baik saja,” jelasnya.
Terlepas dari komitmen Pimblett untuk tidak mencampuri ranah masalah keluarga yang dialami Topuria, petarung ini kini justru memiliki kesempatan besar. UFC telah menjadwalkan duel perebutan gelar juara interim kelas ringan antara Pimblett vs Justin Gaethje. Pertarungan ini akan mengisi kekosongan selama Topuria absen, memberikan jalan bagi Pimblett untuk mendekatkan mimpinya menjadi juara.
