Sidoarjo – Beberapa media Korea Selatan (Korsel) menyoroti kegagalan Timnas Indonesia U23 melaju ke putaran final Piala Asia U23 2026.
Timnas Indonesia U23 gagal lolos setelah dikalahkan Korsel dengan skor tipis 0-1 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (9/9/2025) malam.
Meskipun finis sebagai *runner-up* Grup J dengan empat poin, hasil ini tidak cukup. AFC hanya meloloskan empat *runner-up* terbaik ke Piala Asia U23 tahun depan.
Berikut ulasan media Korsel mengenai kegagalan Indonesia menembus Piala Asia U23 2026:
1. Nate
Media Korsel, Nate, menyinggung nama Shin Tae-yong setelah kekalahan Indonesia dari Korsel.
Shin Tae-yong pernah melatih timnas senior dan U23 Indonesia pada Desember 2020-Januari 2025.
Salah satu prestasinya adalah membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U23 2024 untuk pertama kalinya.
Di ajang tersebut, Garuda Muda tampil mengejutkan hingga menembus semifinal, termasuk mengalahkan Korsel 13-12 di perempat final.
Nate memberitakan, Rabu (10/9/2025), kemenangan 0-1 di Sidoarjo merupakan balas dendam Korsel setelah dikalahkan Indonesia di perempat final Piala Asia U23 2024.
Taegeuk Warriors juga mengejutkan Indonesia dengan unggul cepat di menit ke-6.
“Korea Selatan, yang mengalahkan Makau 5-0 di pertandingan pertama dan Laos 7-0 di pertandingan kedua, memastikan tempat mereka di putaran final dengan mencetak total 13 gol tanpa kebobolan dalam tiga pertandingan,” tulis Nate.
2. Nocut News
Nocut News memberitakan bahwa kemenangan 0-1 cukup untuk membalas kekalahan dari Indonesia di perempat final Piala Asia U23 2024.
Kekalahan tersebut terasa menyakitkan bagi Korsel karena untuk pertama kalinya mereka gagal menembus Olimpiade.
Nocut News menyebutkan, saat itu Skuad Garuda Muda diasuh oleh Shin Tae-yong, sementara Korsel diarsiteki oleh Hwang Sun-hong.
“Kekalahan ini sangat menyakitkan, sekaligus mengakhiri 10 kali berturut-turut mereka lolos ke Olimpiade,” tulis media tersebut, Rabu (10/9/2025).
Meski begitu, Korsel meraih hasil positif dengan menyingkirkan Indonesia di kualifikasi Piala Asia U23 2026.
Hasil tersebut menjadi catatan apik bagi Korsel karena selalu menang di Grup J dengan mengalahkan Indonesia 0-1, Makau 0-5, dan Laos 0-7.
3. Yonhap
Kantor media Korsel, Yonhap, turut menyoroti kegagalan Indonesia melaju ke Piala Asia U23 2026.
Indonesia gagal tampil di Piala Asia U23 setelah menjadi *runner-up* Grup J. Hal ini tidak cukup untuk lolos ke putaran final.
Sementara itu, Korsel tampil apik dengan catatan tak terkalahkan di tiga pertandingan.
Hasil tersebut mengantarkan Korsel menjadi juara Grup J sekaligus menyegel satu tempat di Piala Asia U23 2026.
“Korea, yang menang 5-0 melawan Makau pada pertandingan pertama dan 7-0 melawan Laos pada pertandingan kedua, mencetak total 13 gol tanpa kebobolan satu gol pun dalam tiga pertandingan dan melaju ke putaran final sebagai juara grup,” kata Yonhap, Rabu (10/9/2025).
4. Chosun
Chosun juga menyebut kemenangan 0-1 merupakan balas dendam Korsel usai dikalahkan Indonesia di perempat final Piala Asia U23 2024.
Menurut Chosun, Indonesia sebenarnya sudah merasakan “pukulan telak” di awal kualifikasi.
Berhadapan dengan Laos di laga pertama Grup J, Skuad Garuda Muda hanya bermain imbang 0-0.
Hasil tersebut merugikan karena Indonesia gagal memanfaatkan peluang untuk meraih poin melawan tim yang kurang diunggulkan.
“Akibatnya, Indonesia gagal lolos ke Piala Asia U23,” tulis Chosun, Rabu (10/9/2025).
Meski begitu, Chosun memberikan pujian kepada Indonesia yang saat ini diasuh oleh pelatih Gerald Vanenburg.
Mengutip pernyataan pelatih Korsel, Lee Min-sung, Indonesia termasuk tim yang berkembang pesat.
Lee juga pernah datang ke Indonesia pada Juli 2025 untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.
“Kami terus memantau mereka. Melangkah ke final adalah tujuan terbesar kami. Tujuan kami adalah memenangkan ketiga pertandingan dan lolos ke final,” kata Chosun.






