Padang – Nama Lando Norris beberapa tahun terakhir mencuri perhatian publik, terutama sejak bergabung dengan tim McLaren dan berkompetisi di ajang Formula 1 (F1).
Pembalap muda asal Inggris ini disebut-sebut memiliki potensi besar menjadi pembalap hebat di masa depan.
Profil Lando Norris
Lando Norris dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia Formula 1. Sejak debutnya, ia terus menunjukkan perkembangan yang impresif bersama McLaren.
Sebelum terjun ke F1, Norris telah mengantongi sejumlah gelar bergengsi. Di antaranya juara Formula MSA 2015, serta tiga gelar sekaligus pada 2016: Toyota Racing Series, Eurocup Formula Renault 2.0, dan Formula Renault 2.0 Northern European Cup.
Pada tahun yang sama, ia menerima McLaren Autosport BRDC Award atas potensinya. Keberhasilannya berlanjut dengan meraih gelar FIA Formula 3 Eropa 2017, yang mengukuhkannya sebagai bagian penting dari program pembalap muda McLaren.
Masa Muda
Lahir di Bristol, Norris dibesarkan dalam keluarga berada. Ayahnya, Adam Norris, adalah mantan manajer investasi yang juga merupakan salah satu tokoh terkaya di Bristol.
Lando sempat bersekolah di Millfield School, Somerset, sebelum memutuskan untuk fokus pada karier balapnya. Dengan dukungan penuh dari keluarga, mereka kemudian pindah ke Glastonbury agar ia bisa berlatih lebih intensif.
Norris memiliki darah Belgia dari ibunya dan fasih berbahasa Belanda. Ia memegang dua kewarganegaraan, Inggris dan Belgia, meski lebih dikenal sebagai representasi Inggris di dunia balap.
Karier Awal
Perjalanan Lando Norris dimulai dari ketertarikannya pada balap motor. Namun, setelah menyaksikan kompetisi karting nasional bersama ayahnya, ia beralih ke balap mobil.
Pada usia tujuh tahun, ia meraih pole position pertamanya di sebuah ajang nasional. Namanya mulai mencuat pada 2013 ketika ia menjuarai Kejuaraan Karting Dunia di Bahrain, WSK Euro Series, serta meraih gelar CIK-FIA Eropa dan Supercup.
Setahun kemudian, ia kembali mencetak sejarah dengan merebut gelar CIK-FIA KF World Championship, menjadikannya juara dunia karting termuda.
Tahun 2014 menjadi masa transisi ke mobil formula melalui Ginetta Junior Championship, di mana ia finis ketiga dan meraih Rookie Cup. Pada 2015, bersama Carlin, ia tampil dominan di MSA Formula dengan delapan kemenangan dan 14 podium.
Ia juga tampil di Formula 4 ADAC dan Formula 4 Italia, serta meraih beberapa podium tambahan. Musim 2016 menjadi salah satu fase tersibuk dan tersukses dalam kariernya.
Norris tampil di Toyota Racing Series dan langsung menjadi juara dengan enam kemenangan, termasuk gelar bergengsi Grand Prix Selandia Baru. Di tahun yang sama, ia memenangi Eurocup Formula Renault 2.0 dan Formula Renault 2.0 NEC, serta mencatat hasil positif di BRDC British Formula 3.
Puncaknya datang pada 2017 ketika ia menguasai FIA Formula 3 Eropa bersama Carlin. Norris mengamankan gelar tersebut satu balapan sebelum musim berakhir dan unggul 53 poin dari rival terdekatnya, Joel Eriksson.
Musim berikutnya, ia naik ke Formula 2 dan menjadi runner-up, hanya kalah dari George Russell.
Perjalanan Menuju Formula 1
McLaren mulai melirik bakat Norris pada 2017 dan mengontraknya sebagai pembalap junior. Pada tes pertengahan musim di Hungaroring, ia mencatat waktu tercepat kedua, menandakan potensinya sebagai pembalap masa depan tim.
Tahun 2018, ia diangkat sebagai test driver dan reserve driver McLaren. Norris mencicipi atmosfer F1 melalui sesi latihan bebas di GP Belgia dengan performa yang solid.
Puncaknya, pada September 2018, McLaren resmi mengumumkan bahwa Norris akan turun penuh sebagai pembalap utama mulai musim 2019, berpasangan dengan Carlos Sainz Jr.
Riwayat Kompetisi
2014: Ginetta Junior Championship
2015: MSA Formula, ADAC Formula 4, Italian Formula 4, BRDC F4 Autumn Trophy
2016: Eurocup Formula Renault 2.0, Formula Renault 2.0 NEC, Toyota Racing Series, BRDC British F3, FIA F3 Eropa, Macau GP
2017: FIA F3 Eropa, Macau GP, FIA F2
2018: FIA F2, WeatherTech SportsCar Championship, pembalap uji McLaren F1
2019–sekarang: Formula One bersama McLaren
Kejuaraan yang Pernah Dimenangkan
2017 FIA F3 European Championship
2016 Eurocup Formula Renault 2.0
2016 Formula Renault 2.0 NEC
2016 Toyota Racing Series
2015 MSA Formula
Penghargaan
2017 Autosport National Driver of the Year
2016 McLaren Autosport BRDC Award
2016 Autosport British Club Driver of the Year
