Amsterdam – Pertandingan antara Ajax dan Groningen di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Belanda, dihentikan paksa akibat ulah suporter yang menyalakan kembang api dan suar, Senin (2/12) dini hari.
Aksi tersebut memaksa wasit menghentikan laga yang baru berjalan lima menit dengan skor masih 0-0.
Ajax Kecam dan Minta Maaf
Manajemen Ajax melalui pernyataan resminya mengecam keras tindakan para suporter tersebut. Mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penonton yang hadir di stadion.
“Ajax menganggap apa yang terjadi di stadion malam ini benar-benar keterlaluan,” tulis pernyataan resmi klub.
“Kami menyampaikan permintaan maaf kepada semua orang yang terkena dampak. Keselamatan penonton dan pemain telah dipertaruhkan. Hal tersebut tidak dapat diterima,” lanjut pernyataan itu.
Investigasi dan Tindakan Tegas
Ajax menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait insiden ini. Mereka telah mengantongi rekaman video dari dalam stadion dan berjanji akan mengambil tindakan tegas jika pelaku berhasil diidentifikasi.
“Jika aktivitas ini mengarah pada identifikasi pelaku, kami akan mengambil tindakan yang tepat,” tegas manajemen klub.
Laga Dilanjutkan Tanpa Penonton
Sebagai buntut dari insiden ini, Ajax mengumumkan bahwa pertandingan melawan Groningen akan dilanjutkan pada Selasa (3/12) tanpa kehadiran penonton di stadion.
