John Heitinga tolak latih Timnas Indonesia, media Belanda bocorkan alasan pribadi legenda Ajax Amsterdam

Jakarta – Pelatih asal Belanda, John Heitinga, dilaporkan menolak tawaran Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menukangi Tim Nasional Indonesia. Mantan juru taktik dan legenda Ajax Amsterdam tersebut menyatakan belum bersedia menangani skuad Garuda untuk saat ini.

Keputusan ini mencuat dari laporan media Belanda, Soccernews, yang sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai keterlibatannya dalam bursa pelatih Timnas Indonesia.

Sebelumnya, nama John Heitinga memang menjadi sorotan di bursa pelatih baru Timnas Indonesia. Ia mulai dikaitkan dengan Garuda setelah tak lagi menjabat sebagai pelatih Ajax Amsterdam sejak 6 November lalu, yang membuatnya berstatus bebas klub.

PSSI disebut-sebut telah mencoba mendekati legenda sepak bola Belanda tersebut sebagai salah satu kandidat. Isu ini semakin menguat setelah Heitinga kedapatan mengikuti akun Instagram resmi Timnas Indonesia dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pekan lalu.

“Menurut berbagai sumber, PSSI baru-baru ini mengontak Heitinga untuk mengetahui apakah dia tertarik untuk melatih tim nasional mereka,” demikian laporan soccernews.nl.

Meski demikian, laporan yang sama juga menegaskan penolakannya. “Heitinga menolak tawaran tersebut, tetapi tetap membuka pintu untuk hal itu di masa depan,” tambah laporan itu, dikutip Kamis (11/12).

Dengan adanya kabar penolakan ini, nama John Heitinga dipastikan tidak lagi berada dalam daftar kandidat pelatih Timnas Indonesia. Padahal, ia memiliki ikatan emosional dengan Indonesia karena berdarah Maluku dari sang kakek, dan ayahnya juga lahir di Jakarta.

Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia sendiri masih lowong tanpa batas waktu yang jelas. PSSI sebelumnya telah mengungkapkan bahwa mereka menyelesaikan proses seleksi dan wawancara dengan sejumlah kandidat di Eropa beberapa waktu lalu.

Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, bersama Badan Tim Nasional kini bertugas mengerucutkan daftar kandidat menjadi dua nama. Kedua nama final tersebut selanjutnya akan dibahas dalam rapat komite eksekutif (Exco) PSSI, meskipun jadwal rapatnya juga belum ditentukan.

Exit mobile version