Jakarta – Spekulasi kuat mengenai pemilihan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI memicu beragam reaksi, bahkan hingga ke kancah internasional. Eks pelatih Timnas Kanada asal Inggris tersebut menjadi kandidat terkuat untuk menukangi skuad Garuda, sebuah keputusan yang menurut sebagian pengamat asing dapat menjadi kegagalan kedua bagi Indonesia.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menjelaskan bahwa rapat Komite Eksekutif (Exco) terkait penunjukan Herdman telah memenuhi kuorum dan dinyatakan sah. Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut belum final dan masih memerlukan negosiasi serta persetujuan dari kedua belah pihak.
“Rapatnya sudah memenuhi kuorum dan rapat Exco sudah sah,” kata Zainudin Amali pada Jumat (19/12/2025). “Belum final, masih ada proses yang harus dinegosiasikan dan disetujui kedua belah pihak. Kalau sudah nanti diumumkan oleh Ketua Umum,” imbuhnya.
Meskipun belum diumumkan secara resmi, kabar tentang kemungkinan Herdman sudah 90 persen terpilih ini telah menyebar luas. Publik asing menyoroti keputusan PSSI, menyebutnya sebagai kegagalan kedua kalinya bagi Indonesia, seolah mengulang masalah serupa dengan pelatih sebelumnya yang dipecat, Patrick Kluivert.
Akun media sosial X bernama The International Window bahkan menulis, “Ini adalah penunjukan buruk lainnya dari Indonesia. Dua kali berturut-turut, tidak bisa keluar dari masalah mereka sendiri.” Sorotan utama tertuju pada sejumlah masalah potensial yang akan dihadapi Herdman dan para pemain Timnas Indonesia ke depan.
Masalah tersebut mencakup adaptasi budaya, kendala bahasa, hingga kualitas taktik Herdman yang dinilai sebagai pelatih internasional dengan level rata-rata. “Budaya, kendala bahasa, taktik rata-rata,” tambah akun tersebut. “Ya, dia bisa memotivasi pemain dengan baik, tetapi saya ragu dengan kemampuannya untuk membawa tim ini ke jajaran atas Asia.”
Lebih lanjut, The International Window berpendapat bahwa Timnas Indonesia sebetulnya telah menunjukkan peningkatan level. Namun, mereka meragukan kemampuan Herdman untuk membawa tim melangkah lebih jauh. “Mereka (Indonesia) sudah naik level, tetapi saya rasa dia tidak bisa membawa mereka lebih jauh lagi. Tentu saja, saya senang jika saya salah,” pungkas akun tersebut.
Perihal pengumuman pelatih baru, Anggota Exco PSSI, Endri Setiawan, berharap bisa dilakukan pada akhir Desember 2025. Meski demikian, ia tidak menampik kemungkinan pengumuman itu paling lambat akan dilaksanakan pada Januari 2026. Hal ini mengingat Timnas Indonesia akan tampil di FIFA Matchday Maret 2026 dan tentu sudah harus memiliki pelatih kepala. Publik menantikan pengumuman resmi dari PSSI dalam waktu dekat.






