www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

Gallas Kritik Amorim, MU Terancam Pecat Pelatih Sebelum Natal

Arena Sumbar – Tekanan besar menghantui kursi kepelatihan Ruben Amorim di Manchester United. Isu pemecatan bahkan beredar, menyebut Amorim berisiko kehilangan pekerjaannya sebelum Natal.

Hal ini menyusul performa kurang memuaskan United yang hanya meraih satu kemenangan dari tiga laga Premier League. Kekalahan memalukan di Carabao Cup melawan tim kasta keempat, Grimsby Town, memperburuk keadaan.

Web Hosting

Kritik tajam datang dari mantan bek Premier League, William Gallas, yang menyebut Amorim terlihat kebingungan dalam menangani tim.

“Dia terlihat tersesat. Bahasa tubuh dan respons emosionalnya tidak memberi kesan baik bagi para pemain maupun fans,” ujar Gallas, dikutip dari Express.

Gallas bahkan memprediksi United hanya tinggal menunggu satu kekalahan lagi untuk benar-benar jatuh dalam krisis. “Saya tidak yakin dia akan bertahan sampai Natal,” tegasnya.

Kekalahan dari Grimsby menjadi titik nadir, menggambarkan beratnya transisi Amorim dari Sporting CP ke klub sebesar Manchester United.

Amorim dinilai kesulitan mengelola skuad dengan ego tinggi. Di Sporting, ia terbiasa bekerja dengan pemain yang lebih patuh.

“Di United, tekanannya luar biasa. Para pemain memiliki ego besar, dan dia tampak kewalahan,” lanjut Gallas.

Kasus Kobbie Mainoo menjadi contoh. Ketika Amorim mengingatkan sang gelandang muda untuk bekerja lebih keras, respons Mainoo justru menunjukkan ketidakpatuhan.

Gallas menyamakan situasi Amorim dengan Erik ten Hag, yang sebelumnya dipecat karena hasil buruk. “Saat ini Amorim terlihat seperti Ten Hag. Semua kembali pada hasil, dan kekalahan dari Grimsby benar-benar hasil mengejutkan,” ucapnya.

Ia menilai United kini lebih mirip tim papan tengah, yang kadang bisa bersaing dengan klub besar, namun sering tampil melempem saat menghadapi tim lemah.

Selain kinerja Amorim, strategi transfer Manchester United juga menjadi sorotan. Perekrutan Bryan Mbeumo dari Brentford dengan biaya awal £65 juta dinilai tidak efektif.

“Dia pemain bagus, tetapi saya tidak bisa memahami mengapa harganya sebesar itu. Mereka menghabiskan banyak uang, tapi tidak banyak mengubah susunan pemain inti,” sindir Gallas.

Menurutnya, strategi belanja United hanya menambah tekanan tanpa memberikan solusi nyata di lapangan.

Dengan hasil minor di awal musim, ditambah tekanan besar dari fans dan ekspektasi tinggi manajemen, masa depan Ruben Amorim di Manchester United semakin dipertanyakan. Ancaman pemecatan sebelum Natal bukan lagi sekadar isu jika performa tak segera membaik.

Web Hosting