www.domainesia.com
Web Hosting
www.domainesia.com

FIFA Ancam Sanksi Lebih Berat, FAM Banding ke CAS

Kuala Lumpur – FIFA menganggap hukuman yang dijatuhkan kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia terlalu ringan terkait kasus pemalsuan dokumen.

Penilaian ini terungkap dalam laporan lengkap Komite Banding FIFA yang menolak banding FAM dan ketujuh pemain tersebut. Laporan setebal 64 halaman itu memuat alasan penolakan banding, termasuk penolakan dalih kesalahan teknis yang dianggap sebagai pengakuan pemalsuan dokumen.

Web Hosting

FIFA menyoroti kegagalan FAM mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas pemalsuan dokumen. Selain itu, ketujuh pemain menandatangani formulir yang menyatakan telah tinggal 10 tahun di Malaysia tanpa verifikasi.

FIFA menilai para pemain mengabaikan kewajaran profesional dan tindakan mereka dianggap sebagai kelalaian berat. Komite Banding FIFA bahkan menyatakan hukuman yang dijatuhkan berpotensi lebih berat.

Kasus ini telah dilaporkan ke otoritas kriminal negara bersangkutan karena pemalsuan dokumen termasuk tindak pidana.

“FAM dan para pemain telah menaikkan tingkat penalti dalam argumen mereka,” tulis Komite Banding FIFA.

Komite tersebut menegaskan sedang memeriksa tuduhan berdasarkan fakta dan bukti yang tersedia, serta kasus-kasus relevan sebelumnya.

“Dalam penilaian ini, komite yakin bahwa jika Komite Disiplin FIFA dapat memeriksa semua materi yang tersedia saat ini dalam proses banding, hukuman yang dijatuhkan kepada semua pemohon banding akan jauh lebih tinggi,” lanjut laporan tersebut.

Komite Banding FIFA menambahkan, jika bukan karena prinsip ‘non reformatio in pejus’, hukuman yang lebih berat akan dijatuhkan.

Sebelumnya, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss kepada FAM dan denda 2.000 franc Swiss serta skorsing 12 bulan kepada tujuh pemain naturalisasi.

Meski terancam hukuman lebih berat, FAM berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Penjabat Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, menyatakan langkah ini diambil untuk memastikan keadilan dan mempertahankan integritas proses kualifikasi pemain.

“FAM ingin menginformasikan bahwa kami telah menerima sepenuhnya alasan keputusan FIFA terkait penolakan banding FAM terkait status kelayakan tujuh pemain keturunan Malaysia,” bunyi pernyataan FAM.

“Sehubungan dengan hal ini, FAM akan memulai proses untuk membawa kasus ini ke CAS.”

FAM menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak semua pemain yang memenuhi syarat untuk mewakili negara dan memastikan setiap tindakan diambil secara profesional, transparan, dan sesuai dengan jalur hukum yang berlaku.

Web Hosting