Jakarta – Pebalap muda sensasional Pedro Acosta menyebut dua nama yang sangat berpengaruh dalam perjalanan kariernya di ajang Grand Prix, yakni Brad Binder dan Dani Pedrosa. Uniknya, Marc Marquez yang sempat dijuluki “titisan The Baby Alien” justru tidak masuk dalam daftar yang disebut Acosta.
Acosta, yang kini berusia 21 tahun, memberikan kredit khusus kepada rekan setimnya, Brad Binder, dan pebalap penguji KTM, Dani Pedrosa, atas peran mereka membentuknya menjadi pebalap seperti sekarang. Pembalap berjuluk ‘Si Hiu’ ini tidak menyebut Marc Marquez, rekan senegaranya, sebagai sosok yang memengaruhi karier balapnya.
Pujian Acosta terhadap Brad Binder tidak lepas dari bantuan yang diberikan selama Acosta menyelesaikan tahun keduanya di kelas premier MotoGP. “Brad (Binder) mengajari saya banyak hal tahun lalu karena dia lebih cepat dari saya. Ini membantu menjadikan saya pebalap seperti sekarang,” kata Acosta.
Binder sendiri merupakan bintang senior dalam sistem KTM, bahkan mencetak sejarah kemenangan MotoGP pertama untuk merek tersebut pada 2020. Meskipun musim 2025 menjadi masa sulit bagi Binder, Acosta menyoroti peran krusialnya dalam perkembangan karier sang “Hiu” di MotoGP. Acosta berhasil finis di posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2025, unggul 152 poin dari Binder sebagai pebalap KTM terbaik berikutnya.
Selain Binder, Acosta juga menyoroti pentingnya Dani Pedrosa sebagai pebalap uji KTM. Menurut Acosta, Pedrosa membantunya melihat balapan dari perspektif yang berbeda. “Saya mengambil inspirasi dari Dani Pedrosa. Dia memiliki banyak pengalaman. Dia adalah salah satu pebalap terakhir yang pernah mengendarai motor dua tak,” ungkap Acosta, menambahkan bahwa mereka sering berbicara.
Acosta menarik perhatian sejak debutnya di MotoGP pada 2024 bersama KTM. Dalam dua musimnya, ia telah meraih 10 podium di balapan utama, meski belum mencetak kemenangan perdana. Kiprahnya bersama KTM menunjukkan grafik naik turun, namun ia terus bersinar bagi pabrikan Austria tersebut, dengan finis di posisi keempat klasemen akhir MotoGP 2025.
Musim 2025 menandai tahun pertama Acosta bersama tim pabrikan KTM. Namun, ia menyatakan bahwa tidak banyak perubahan signifikan setelah pindah dari tim Tech3 karena ia sudah menggunakan perlengkapan yang sama dengan tim pabrikan sejak awal. “Kami berupaya meningkatkan mentalitas saya selama musim ini untuk menjadi lebih baik di saat-saat sulit. Saya perlu membuat kemajuan, dan saya pikir kami berhasil mencapainya,” pungkasnya.






