Padang – Borneo FC Samarinda berada di ambang sejarah baru di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2025/2026. Sembilan kemenangan beruntun menempatkan mereka selangkah lagi memecahkan rekor.
Kemenangan telak 4-0 atas Dewa United di Stadion Segiri, Rabu (5/11/2025), menjadi bukti dominasi Pesut Etam. Hasil ini menyamai rekor kemenangan beruntun yang sebelumnya dipegang PSM Makassar, Persik Kediri, dan Bali United.
Borneo FC berpeluang menjadi pemegang rekor kemenangan beruntun terpanjang jika mampu mengalahkan Semen Padang FC, Minggu (9/11/2025), di Stadion Haji Agus Salim, Padang.
Kondisi kedua tim kontras. Borneo FC tengah menanjak, sementara Semen Padang terpuruk setelah menelan tujuh kekalahan beruntun.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, enggan larut dalam euforia. Ia meminta timnya tetap waspada menghadapi laga tandang yang disebutnya tidak mudah.
“Kita main sangat luar biasa melawan Dewa United. Semua analisis yang kita buat terlihat jelas di lapangan,” ujar Lefundes.
Lefundes memuji mental dan kepercayaan diri pemainnya. Menurutnya, semua pemain Borneo kini memahami filosofi permainan yang ia terapkan dengan disiplin tinggi.
Meski begitu, Lefundes mengingatkan pasukannya agar tidak cepat puas dan fokus pada duel kontra Semen Padang.
“Kita latihan dan berangkat ke Padang. Recovery jadi hal penting karena mereka punya waktu istirahat lebih banyak,” ucapnya.
Borneo FC kini kokoh di puncak klasemen dengan 27 poin dari sembilan laga. Mereka unggul empat poin dari Persija Jakarta yang sudah bermain dua kali lebih banyak.
Dominasi Borneo musim ini terasa komplet. Mereka menjadi tim paling produktif dan juga salah satu dengan pertahanan paling solid.
Lefundes menegaskan target utama tetap menjaga performa stabil dari pekan ke pekan dan tidak terjebak dalam pencapaian statistik semata.
Duel melawan Semen Padang menjadi lebih dari sekadar laga biasa. Selain membawa misi memperpanjang tren kemenangan, Borneo juga berpeluang mengukir sejarah.
Atmosfer di Samarinda pun tengah memanas menyambut peluang emas ini. Ribuan suporter diperkirakan akan berangkat ke Padang untuk memberi dukungan langsung.
Semen Padang tentu tak ingin menjadi korban perayaan sejarah lawan. Meski dalam tren buruk, tim Kabau Sirah diyakini akan tampil habis-habisan.
Namun, menilik performa terkini, Borneo tampak sangat siap untuk mengamankan rekor tersebut. Dari sembilan kemenangan terakhir, mereka mencetak lebih dari 20 gol dan hanya kebobolan sedikit.
Kini semua mata tertuju ke Padang. Jika Pesut Etam berhasil menundukkan Semen Padang, maka rekor kemenangan beruntun terpanjang di kasta tertinggi Liga Indonesia resmi menjadi milik mereka.

