Jakarta – Atlet hoki indoor, Adi Darmawan, membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih mimpi. Ia sukses menyabet medali emas di SEA Games 2025 Thailand.
Pencapaian ini sangat membanggakan bagi Indonesia.
Adi, yang merupakan anak seorang buruh pabrik harian lepas dan pedagang kecil, harus berjuang keras untuk mewujudkan mimpinya menjadi seorang atlet profesional.
“Saya tidak tega meminta kepada ayah dan ibu hanya buat membeli peralatan stik hoki yang harganya sekitar Rp1 juta,” kata Adi, seperti dikutip dari Kemenpora.
Demi memiliki stik hoki impian, Adi rela menyisihkan uang jajan Rp5 ribu setiap hari. Ia juga memilih berjalan kaki ke sekolah untuk menghemat.
Perkenalannya dengan hoki dimulai di SMAN 14 Kabupaten Tangerang, Banten. Guru olahraganya, Kusnadi, menjadi sosok penting dalam perjalanan karirnya.
“Saya pertama kali punya stik dari pemberian Pak Kusnadi. Saya baru punya stik sendiri dari hasil mengumpulin uang jajan,” ungkapnya.
Awalnya, orang tua Adi meragukan masa depan olahraga hoki. Namun, Adi membuktikan kesungguhannya dengan kerja keras dan prestasi.
“First time menekuni olahraga hoki awalnya orang tua bilang itu olahraga apa dan bisa apa tidak kamu mainnya,” ujar Adi.
Lahir di Jakarta pada 22 April 1999, Adi terus menapaki tangga prestasi hingga akhirnya menembus Timnas Hoki Indoor Indonesia.
Sempat gagal masuk skuad akhir SEA Games 2019 Filipina, Adi tak menyerah. Kerja kerasnya membuahkan hasil manis di SEA Games 2025 Thailand.
