JAKARTA – Liverpool secara mengejutkan mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala Arne Slot pada Sabtu (30/5/2026). Keputusan ini diambil manajemen klub meski pelatih asal Belanda tersebut sukses mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris musim 2024/2025 dan menjaga performa The Reds di level tertinggi Eropa selama dua musim terakhir.
Dalam pernyataan resminya, Liverpool mengonfirmasi bahwa Slot resmi meninggalkan jabatannya dengan segera. Saat ini, pihak manajemen tengah bergerak cepat untuk memulai proses pencarian pelatih baru guna mengisi posisi yang ditinggalkan.
Slot bergabung ke Anfield pada Juni 2024 sebagai suksesor Jurgen Klopp. Pada musim perdananya, ia langsung menorehkan prestasi gemilang dengan mengantar Liverpool meraih gelar juara Liga Primer Inggris yang ke-20. Atas pencapaian tersebut, ia dinobatkan sebagai Manajer Terbaik versi League Managers Association (LMA) musim 2024/2025.
Memasuki musim kedua, ia berhasil menjaga konsistensi tim dengan kembali membawa Liverpool menembus kompetisi Liga Champions dan melaju hingga babak perempat final.
Meski memiliki rekam jejak prestasi yang apik, manajemen Liverpool menilai perubahan tetap diperlukan demi arah baru klub. Pihak pemilik klub mengakui bahwa keputusan ini sangat sulit diambil mengingat kontribusi signifikan yang telah diberikan pria berusia 47 tahun tersebut selama dua tahun masa kepemimpinannya.
“Tidak perlu diragukan lagi bahwa ini adalah keputusan yang sulit bagi kami sebagai klub. Kontribusi yang telah diberikan Arne kepada Liverpool FC sangat signifikan, bermakna, dan yang terpenting, sukses,” tulis pihak klub dalam pernyataan resminya.
Selain apresiasi terhadap etos kerja dan kepemimpinannya, Liverpool juga memuji sikap kemanusiaan Slot, terutama saat ia mendampingi klub melewati masa sulit di tengah situasi personal penyerang Diogo Jota.
Liverpool menegaskan bahwa hubungan baik dengan sang pelatih akan terus terjaga. Klub menyatakan bahwa Slot akan selalu memiliki tempat istimewa dalam sejarah The Reds karena jasanya mengembalikan trofi Liga Primer ke Anfield.
“Arne pergi dengan rasa terima kasih kami, dengan gelar Liga Primer atas namanya, dan dengan pengetahuan bahwa ia serta keluarganya akan selalu disambut kembali di Anfield,” tutup pernyataan resmi tersebut.







