Manchester – Manchester City resmi mengumumkan perombakan besar-besaran di jajaran staf kepelatihan menyusul kepergian Pep Guardiola pada Selasa (26/5). Sebanyak lima staf dipastikan meninggalkan klub, termasuk mantan pemain The Citizens, Kolo Toure.
Selain Toure, klub mengonfirmasi kepergian asisten pelatih Pep Lijnders, pelatih kebugaran Lorenzo Buenaventura, pelatih kiper Xabi Mancisidor, serta tangan kanan Guardiola sejak era Barcelona dan Bayern Munchen, Manel Estiarte.
“Seluruh jajaran City ingin mengucapkan terima kasih kepada kelima anggota staf atas kerja keras dan dedikasi mereka, serta mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka,” tulis manajemen klub melalui laman resmi Manchester City.
Kolo Toure, 45, sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih tim utama sejak Juli lalu. Sebelum naik ke level senior, ia sempat menangani tim U-18 bersama Oliver Reiss. Sebagai pemain, Toure mencatatkan 102 penampilan dan berperan krusial dalam keberhasilan City menjuarai Premier League pada 2012.
Sementara itu, Buenaventura dan Estiarte merupakan sosok yang selalu mendampingi Guardiola sepanjang karier kepelatihannya di berbagai klub besar. Adapun Lijnders baru bergabung dengan staf City menjelang musim 2025/2026.
Terkait suksesi pelatih, Manchester City dikabarkan tengah membidik mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca. Pelatih asal Italia tersebut diprediksi akan membawa Danny Walker sebagai asistennya, mengingat keduanya memiliki riwayat kerja sama yang solid di Manchester City, Leicester City, dan Chelsea.
Kepergian Guardiola menandai berakhirnya era keemasan di Etihad Stadium. Selama masa baktinya, ia mempersembahkan enam gelar Premier League, tiga Piala FA, lima Piala Liga, satu trofi Liga Champions, serta satu gelar Piala Dunia Antarklub.
Prestasi puncak Guardiola terjadi pada musim 2022/2023 saat ia membawa City meraih treble bersejarah. Pada musim terakhirnya di 2025/2026, Guardiola mengantar Manchester City finis di posisi kedua, terpaut tujuh poin dari Arsenal yang keluar sebagai juara.







