Sao Paulo – Legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos, menjalani prosedur medis pencegahan terkait jantung. Tindakan ini membantah rumor yang menyebutkan dirinya mengalami serangan jantung.
Melalui akun Instagramnya, Roberto Carlos mengunggah foto dirinya di ranjang rumah sakit. Ia menyatakan kondisinya stabil dan dalam proses pemulihan yang baik.
Pria berusia 52 tahun itu menjelaskan bahwa perawatan ini merupakan bagian dari prosedur medis pencegahan yang direncanakan bersama tim dokter.
“Saya ingin mengklarifikasi informasi yang belakangan beredar. Saya menjalani prosedur medis pencegahan yang sudah direncanakan, prosedurnya berjalan sukses, dan saya baik-baik saja,” tulis Roberto Carlos, seperti dikutip dari *BBC Sport*.
Beberapa hari sebelumnya, Roberto Carlos didiagnosis mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung. Tim medis merekomendasikan angioplasti koroner untuk melebarkan arteri jantung yang menyempit.
Tindakan tersebut dilakukan pada awal pekan, dan Carlos sempat dirawat di ruang intensif sebagai bagian dari protokol medis standar.
Rumah Sakit Vila Nova Star mengonfirmasi bahwa prosedur berjalan lancar dan kondisi pasien stabil, meski tidak merinci detail medis.
Roberto Carlos menegaskan bahwa dirinya tidak mengalami serangan jantung dan kini dalam tahap pemulihan. Ia optimistis dapat segera kembali bugar dan melanjutkan aktivitasnya.
“Saya pulih dengan baik dan berharap bisa segera kembali sepenuhnya. Terima kasih atas semua pesan dukungan dan perhatian. Tidak ada alasan untuk khawatir,” ujarnya.
Roberto Carlos dikenal sebagai salah satu bek kiri terbaik dalam sejarah sepak bola. Ia membela Real Madrid selama 11 musim, mencatatkan 527 penampilan, meraih empat gelar La Liga, dan tiga trofi Liga Champions UEFA.
Di level internasional, ia menjadi bagian penting generasi emas Brasil, meraih gelar juara dunia pada 2002 dan Copa America pada 1997 dan 1999. Ia mencatatkan 125 penampilan bersama tim nasional.
Setelah menjalani perawatan, Roberto Carlos telah meninggalkan rumah sakit dan melanjutkan masa pemulihan. Klarifikasi langsung darinya meredam kekhawatiran publik dan menegaskan bahwa perawatan ini adalah langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan.







