Padang – Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, masih mencari klub baru menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025. Pemain berusia 24 tahun itu berstatus tanpa klub setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan FC Twente.
Pelatih SC Telstar, Anthony Correia, dikabarkan tertarik untuk merekrut Hilgers. Ketertarikan Correia ini pertama kali dilaporkan oleh media lokal Belanda, Twentee Inside.
“Pelatih SC Telstar Anthony Correia mencoba menyelamatkan karier Mees Hilgers dengan mengajukan minatnya kepada bek Timnas Indonesia tersebut,” tulis media tersebut.
Hilgers memang jarang dimainkan oleh Twente sejak menolak perpanjangan kontrak yang berakhir pada musim panas 2026. Twente bahkan telah mendatangkan bek muda asal Israel, Stav Lemkin, sebagai penggantinya.
Dengan bursa transfer Belanda yang akan ditutup pada 2 September, waktu Hilgers semakin terbatas untuk mendapatkan klub baru. Jika gagal, ia berpotensi kehilangan kesempatan bermain reguler musim ini.
Sebelumnya, Hilgers sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk tim-tim dari La Liga Spanyol, Serie A Italia, dan bahkan Premier League Inggris, Crystal Palace. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan resmi yang tercapai.
Hilgers, yang memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Sulawesi Utara, kini berada di persimpangan jalan. Ia harus memutuskan apakah akan bertahan di Belanda atau mencoba peruntungan di luar negeri.
Selain SC Telstar, beberapa klub besar Eredivisie seperti Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, dan PSV Eindhoven juga sempat dikabarkan tertarik untuk mengontraknya. Namun, Hilgers tampaknya lebih memilih untuk mencari tantangan baru di luar Belanda.
SC Telstar, yang baru promosi ke Eredivisie, menawarkan kesempatan bagi Hilgers untuk tetap bermain di level tertinggi. Correia yakin Hilgers bisa menjadi bagian penting dalam proyek ambisius klub untuk bertahan di kompetisi tersebut.
Telstar memiliki sejarah dengan pemain keturunan Indonesia. Sebelumnya, Stefano Lilipaly pernah memperkuat klub tersebut, menjadikannya salah satu klub Belanda yang cukup dekat dengan publik sepak bola Indonesia.
Keputusan kini berada di tangan Hilgers. Menerima tawaran Telstar bisa menjadi solusi cepat, namun ambisinya untuk berkarier di luar Belanda bisa membuat keputusannya semakin rumit.
Publik sepak bola Indonesia menantikan ke mana Hilgers akan berlabuh. Apakah ia akan menerima ajakan Correia di Telstar, kembali dipercaya klub besar Eredivisie, atau benar-benar melanjutkan petualangan di Spanyol, Italia, atau Inggris.
Situasi ini menjadi momen penting dalam karier Hilgers. Sebagai bek yang pernah mencuri perhatian di Eredivisie dan kini menjadi bagian dari Timnas Indonesia, setiap keputusannya akan berdampak besar.






